Spora Kata

Demi angin yang menerbangkan debu.
Demi Ahad yang mendampingi Sabtu.
Aku layangkan spora kata ini untuk kamu.
Aku riwayatkan spora kata ini untuk diri ku.

#     #     #

Sorokkan air mata kamu
di dalam poket hati
dan raikanlah pertemuan
dengan Si Pemilik Cinta
wahai sang pencinta.

#     #     #

Unfold me dear.
I am your telegram
sent down from heaven.

#     #     #

My impossible love,
you are not my landlord. 
Didn't you know this?
I never rent my life from you.

#     #     #


Campur 
Aku campur kamu.Bertemu.
Dalam sirah fiksyen ku.
Atas kanvas abstrak mu.

Taburkan beras kunyit atas pelamin.
Supaya malam ini.
Aku campur kamu.
Hanya satu.

#     #     #

Life is never a simple stroke on a white canvas.

#     #     #

Nyawa ini bukan percuma. Yang ada sekadar kompilasi dosa dan pahala.

#     #     #

Dompet hati ku masih ada kamu,
kolaj dalam beratus serpihan.

#     #     #
Spora
Terima kasih Tuhan,
kerana menyihirkan spora cinta
dan mengirimkan kuman duka.

#     #     #

Fiksyen adalah satu medium
untuk kita meluahkan rahsia
dan menyembunyikan separuh lagi rahsia.

#     #     #

Writing fiction is a not-so-peculiar departure from reality. Writer is an exceptional faker, cheater, robber, exaggerator...



snowflakes...
berterbangan turunlah ke bumi ini
dan singgahlah sebentar ke serambi hati
agar kita dapat duduk bersemuka,
bertentang mata,
menikmati hidangan kopi 
dan berkongsi kalimah sufi.








No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...