Jul 20, 2011

Cinta tidak buta cuma mempunyai banyak mata, mungkin tiga-belas mata

Birthday by Marc Chagall


Spora Kata - TafTeh
Demi angin yang menerbangkan debu.
Demi Ahad yang mendampingi Sabtu.
Aku layangkan spora kata ini untuk kamu.
Aku riwayatkan spora kata ini untuk diri ku.


An Entry from Rilke's Blog

Whenever people in love act out of an imagined fusion of their beings, their every action is dictated by convention. Every relation colored by such confusion is conventional, however exotic (that is, immoral) it might appear. Even separating would be a conventional step, an automatic alternative lacking in skill and creativity.

Whoever takes it seriously, discovers that, as with death which is real, so with real love, there are no easy recipes. For both these undertakings, there are no universally agreed-upon rules. But in the same measure that we begin as individuals to explore life's meaning for us, these great things come toward us to be met and known. The claims made upon us by the hard work of love are bigger than life and essential to our unfolding, and we are seldom up to them at the outset. But if we hold steady and take this love upon us as a task and a teaching, instead of losing ourselves in an easy and frivolous game behind which to hide the most honest questions of our existence—this may be felt as a small illumination and step forward by those who come long after us. That in itself would be a lot.


Rome, May 14, 1904
Letters to a Young Poet


Nota Poket Hati:
Pengalaman merasai tsunami cinta agung sejati terhadap manusia (of course cinta teragung terunggul hanya untuk Tuhan) adalah satu pengalaman yang penting bermakna, sepenting berlakunya mati kematian. Tidak semua orang berpeluang merasai cinta agung sejati tetapi setiap manusia pasti akan mengalami mati. Di dalam dunia fantasi rekaan novelis atau penulis skrip movie, cinta agung sejati digambarkan sebagai keajaiban yang sukar diperolehi oleh setiap manusia di bumi ini. Adakah yang capik dan hidung senget mempunyai peluang tipis untuk mengalami keajaiban ini? Saya tiada jawapan. Yang pasti, dalam perjalanan sementara ini, mati dan cinta agung  hanya berlaku sekali, tidak dapat didustakan lagi. Iya, kejarlah mana-mana yang mahu kamu perjuangkan wahai manusia... cinta agung sejati atau mati.

Sekiranya Jika di dalam perjalanan sementara ini kamu terasa keliru, ketahuilah bahwa di dalam tubuh kamu ada satu poket iaitu poket hati. Maka, seluklah poket itu sedalam-dalamnya, berenang-renanglah di dalamnya, berkhemah atau berkampunglah di poket hati itu bang sepurnama dua. Mungkin pada satu hari keramat, sebelum gunung-ganang berpindah-randah dan langit tidak bertiang itu mengaum keras, kamu akan bertemu misi perjuangan atau makna kewujudan kamu di muka bumi ini.




No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...