Mar 17, 2011

"Pantun 25 Sen"

Ketika hujan membancuh kopi
Enak diminum bersama roti
Budi yang ditabur seikhlas hati
Diungkit tidak sama sekali.

Meja jati diukir si buta
Motif bunga ukiran lama
Berpisah itu cuma seketika
Diizinkan Tuhan bertemu semula.

Kucing hitam meniarap di para
Matanya mengintai si tikus tua
Janganlah disingkap tabir chinta lama
Melainkan anda ada penawarnya.



No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...